“Dia juga bilang kalau sudah sebanyak 9 orang yang melakukan itu di Enrekang,” bebernya.
Melihat ada kecurangan dalam seleksi CPNS, Habibah dan beberapa temannya pun melaporkan hal tersebut kepada panitia seleksi. Dalam hal ini BKPSDM Kabupaten Enrekang.
“Kami ini sudah belajar susah payah. Tapi ada orang yang tempuh jalur curang. Tidak adil,” ungkap Habibah.
Sementara itu, Kanreg IV BKN Makassar, Agus Sutiadi mengutarakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai hal tersebut.Menurutnya mengenai jaringan BKN yang diretas hal itu tidak mungkin. Pasalnya kata dia, jaringan BKN diback up langsung Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
“Kita belum simpulkan dulu. Nanti kalau ada hasil dari BKPSDM daerah baru kita bertindak. Tapi kalau pendapat saya, ini cuma penipuan,” jelasnya.
Pelaksanaan seleksi SKD CPNS Kabupaten Enrekang tahun 2021 sendiri diikuti oleh 942 peserta CPNS dan 140 peserta PPPK non guru.(Rac/fajar)
Sumber: www.fajar.co.id
