JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Komisi V DPR RI Kamis lalu (19/1) melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Jambi, tepatnya melihat kondisi salah satu jalan nasional di Batanghari yang menjadi perlintasan mobil batu bara.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan kedatangan pihaknya untuk melihat secara langsung kondisi jalan nasional.

"Setelah kita ke lokasi melihat bagaimana kondisi jalan nasional kita yang sangat memprihatinkan. Jadi mudah-mudahan dalam kunjungan ini, kedepan ini dapat menjadi prioritas buat kementerian PUPR selaku mitra kerja komisi V untuk lebih mengoptimalkan pengalokasian anggaran APBN kita dalam penanganan jalan nasional di Provinsi Jambi," katanya.

Andi Iwan juga mengatakan bahwa berdasarkan perhitungan dari kementerian PUPR, dibutuhkan anggaran Rp1,2 triliun untuk peningkatan kualitas jalan nasional di Provinsi Jambi.

"Sehingga menjadi kondisi yang mantap. Namun kita berharap dengan kondisi tersebut pengalokasian dana ini jangan sampai mubazir. Truk-truk yang overload over dimensi harus ditertibkan," ujarnya.

Ditambahkan Anggota Komisi V DPR RI Dapil Jambi H Bakri, bahwa persoalan lalu lintas truk angkutan batu bara berkaitan dengan lintas kementerian.

"Nah itu sebabnya makanya komisi V datang kesini dan mendengar semuanya. Kita berharap mudah-mudahan komisi V dapat memberikan rekomendasi. Kementerian PUPR apa yang harus dikerjakan, begitu juga dengan kementerian perhubungan, termasuk ESDM," tegas Bakri.

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan rasa terimakasihnya atas kunker Komisi V tersebut.

Dia pun turut menyampaikan kondisi jalan nasional yang dilalui truk batu bara sudah cukup memprihatinkan.

"Kita tahu dengan kuota dan tonase yang besar, mobilnya tidak sedikit. Tentu ini perlu segera mendapatkan perhatian," akunya.

Sani pun berharap kunker komisi V tersebut dapat memberikan hasil perbaikan terhadap jalan nasional tersebut. (aba)


Komentar




add images