Dengan demikian, besarnya PDB Pulau Jawa adalah kekuatan struktural sekaligus peringatan kebijakan. Kekuatan karena Indonesia memiliki satu mesin ekonomi berskala global, namun peringatan karena tanpa transformasi spasial yang serius—melalui pembangunan kawasan industri, pelabuhan samudera, dan pusat logistik di luar Jawa, pertumbuhan nasional akan terus berlangsung secara agregat tetapi rapuh secara geografis. Jawa terlalu besar untuk diabaikan, namun juga terlalu dominan untuk dibiarkan menjadi satu-satunya penopang ekonomi Indonesia.(*)