iklan Gudang Sembako PT Dunia Aneka Usaha
Hangus Dilahap Sijago Merah
Gudang Sembako PT Dunia Aneka Usaha Hangus Dilahap Sijago Merah

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kebakaran melanda sebuah gudang sembako milik PT Dunia Aneka Usaha yang berlokasi di Jalan Dharma Wangsah, Kecamatan Jambi Selatan, Jumat (9/1/2026) malam. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi pada pukul 18.57 WIB melalui layanan darurat. Hanya berselang tiga menit, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 19.10 WIB dengan response time 13 menit dari Mako Damkar.

BACA JUGA: Pembukaan Sepak Bola Gubernur Cup 2026 di Stadion Swarna Bhumi Jambi Ditunda, Pertandingan Grup Awal Tak Berubah

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, memimpin langsung operasi pemadaman dengan mengerahkan 65 personel gabungan dari Mako dan sejumlah pos pelayanan kebakaran. Sebanyak 11 unit armada diturunkan, terdiri dari armada komando, rescue, tempur, dan supply.

“Di dalam gudang terdapat bahan mudah terbakar seperti minyak goreng kemasan, sehingga api cepat membesar. Jenis kebakaran termasuk kelas B, sehingga kami menggunakan liquid foam untuk mempercepat proses pemadaman,” ujar Mustari.

BACA JUGA: Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Ini Profil dan Rekam Jejak AKBP Ramadhanil

Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan area menggunakan sekitar 28.000 liter air dan 30 liter liquid foam Bindoil. Setelah berjibaku selama kurang lebih 50 menit, api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan sekitar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu orang petugas Damkar atas nama Muhazirin, anggota Pleton III Mako, sempat mengalami sesak napas saat bertugas dan langsung mendapat penanganan medis dari Tim PSC 119 di lokasi kejadian.

BACA JUGA: Kejari Sungai Penuh Selidiki Proyek Kantor Camat Tanah Cogok

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang menyambar bahan plastik dan minyak sayur di dalam gudang. Hingga berita ini diturunkan, kerugian materiil masih dalam pendataan. (hfz)


Berita Terkait



add images