JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan warga Kota Jambi yang sertifikat tanahnya diblokir oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) akibat penetapan zona merah.
Dukungan tersebut disampaikan Hafiz Fattah saat menerima perwakilan Forum Warga Tolak Zona Merah di rumah dinas Ketua DPRD Provinsi Jambi, Minggu sore (18/1/2026).
Ketua Tim Advokasi Forum Warga Tolak Zona Merah, Suhatman Pisang, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan Ketua DPRD Provinsi Jambi siap berjuang bersama warga terdampak, baik di tingkat daerah maupun pusat.
Menurut Suhatman, Hafiz Fattah juga akan berkoordinasi dengan Gubernur Jambi Al Haris selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, agar seluruh pihak terkait dapat duduk bersama mencari solusi terbaik sehingga warga tidak dirugikan dan sertifikat yang diblokir dapat dibuka kembali.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Ketua DPRD Kota Jambi. Insya Allah Senin dan Selasa akan dilakukan pengecekan melalui foto satelit untuk memastikan area yang disebut sebagai lahan konsesi pertambangan Pertamina. Setelah data valid diperoleh, pada Rabu akan saya sampaikan kepada Gubernur untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil Pemerintah Provinsi Jambi,” ujar M. Hafiz Fattah.
Sebelumnya, Juru Bicara Forum Warga Tolak Zona Merah, Derri Anandia, memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan warga, mulai dari aksi demonstrasi hingga langkah advokasi lainnya. Ke depan, pihaknya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.
BACA JUGA: Mobil Pajero Tabrak Pagar Mapolda Jambi, Pengemudi Positif Narkoba
“Kami terus bergerak dengan segala daya agar hak-hak rakyat tidak dirampas begitu saja,” tegas Derri.
Sementara itu, Suhatman Pisang menegaskan perjuangan warga akan terus berlanjut dengan dukungan yang semakin luas dari masyarakat.
“Perjuangan ini akan terus bergerak dan dukungan semakin bertambah. Warga yang terlibat juga semakin banyak. Kami akan terus mengawal agar perjuangan ini tetap berada dalam koridor yang benar,” pungkasnya.(*)
