iklan RSUD MHA Thalib Terapkan MoD dan Layanan 24 Jam, Pengawasan Diperketat
RSUD MHA Thalib Terapkan MoD dan Layanan 24 Jam, Pengawasan Diperketat

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAI PENUH — Manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib terus melakukan pembenahan menyeluruh guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Langkah ini ditempuh melalui penguatan pengawasan internal serta penerapan sistem layanan selama 24 jam penuh.

Direktur RSUD, dr. Rofi Irman, mengatakan pihaknya kini rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) setiap hari di seluruh unit pelayanan. Mulai dari ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli, hingga fasilitas penunjang lainnya menjadi sasaran pengawasan.

BACA JUGA: Diduga Dipicu Kebocoran Gas, Usaha Laundry di Alam Barajo Terbakar

“Sidak rutin dilakukan agar kami bisa melihat langsung kondisi pelayanan serta mendengar keluhan pasien dan keluarga,” ujar Rofi, Senin (11/5/2026).

Selain sidak, manajemen juga menerapkan sistem Management on Duty (MoD), yakni mekanisme pengawasan layanan selama 24 jam oleh perawat senior yang bertugas secara bergantian.

BACA JUGA: Geger! Warga Payo Lebar Temukan Pengamen Tewas Diduga Bunuh Diri di atas Pohon

Dalam penerapannya, petugas MoD bekerja mulai pukul 14.00 hingga 07.00 pagi, dengan sistem pergantian shift pukul 14.00–21.00 dan 21.00–07.00. Sementara pada hari libur, tanggal merah, dan cuti bersama, sistem MoD dibagi menjadi tiga shift untuk memastikan layanan tetap optimal sepanjang waktu.

Sistem ini memungkinkan respons cepat terhadap setiap keluhan maupun kendala yang muncul di lapangan. Setiap petugas MoD juga diwajibkan membuat laporan tertulis terkait seluruh kejadian selama bertugas sebagai bahan evaluasi manajemen.

Rofi menegaskan, pembenahan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan manajemen baru, menyusul adanya sejumlah keluhan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit sebelumnya.

BACA JUGA: Baznas Muaro Jambi Fokus Zakat Produktif, Gulirkan ZMart hingga Bantuan UMKM

Tak hanya itu, pihak rumah sakit juga memperketat disiplin pegawai, membenahi sistem antrean, meningkatkan kebersihan lingkungan, serta memperkuat kanal pengaduan masyarakat.

“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan. Semua keluhan harus ditangani dengan cepat agar masyarakat merasa nyaman dan percaya terhadap pelayanan rumah sakit,” tegasnya. (Hdp)


Berita Terkait



add images