iklan Terdapat Perbedaan Keterangan saat Rekonstruksi Pembunuhan di Pinang Merah, Total 50 adegan
Terdapat Perbedaan Keterangan saat Rekonstruksi Pembunuhan di Pinang Merah, Total 50 adegan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Polsek Kota Baru menggelar rekonstruksi kasus penikaman terhadap Indra (41) yang mengakibatkan korban meninggal dunia setelah mengalami 18 luka akibat senjata tajam.Rekonstruksi digelar di Polsek Kota Baru pada Senin (11/5/2026),

Peristiwa ini berdarah yang terjadi pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

BACA JUGA: RSUD MHA Thalib Terapkan MoD dan Layanan 24 Jam, Pengawasan Diperketat

Kegiatan rekonstruksi dipimpin langsung Kapolsek Kota Baru Kompol Helrawaty Siregar dan turut dihadiri pihak jaksa, keluarga korban, serta keluarga pelaku.

Sebanyak 50 adegan diperagakan oleh para saksi dan pelaku. Mulai dari awal kejadian yang dipicu cekcok mulut hingga aksi penyerangan yang menyebabkan Indra tewas bersimbah darah akibat luka tusuk dan bacok.

Namun, jalannya rekonstruksi terdapat sejumlah perbedaan keterangan antara pihak pelaku dan keluarga korban. Perbedaan itu membuat proses rekonstruksi berlangsung cukup lama, mulai pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA: Diduga Dipicu Kebocoran Gas, Usaha Laundry di Alam Barajo Terbakar

Perbedaan keterangan mulai terlihat sejak adegan awal yang memperagakan cekcok mulut antara Nia, istri korban, dengan Linda yang merupakan keluarga kedua pelaku.

Kemudian pada adegan ke-15, pihak pelaku menyebut saat menuju rumah korban mereka diantar oleh anak perempuan Linda berinisial S. Namun pada adegan ke-16, saksi bernama Indah yang merupakan tetangga korban dan pelaku memberikan keterangan berbeda.

Indah mengaku melihat kedua pelaku diantar oleh anak laki-laki Linda berinisial BM menggunakan sepeda motor. Saat itu, ketiganya disebut berboncengan dengan posisi BM duduk paling belakang.

Keterangan serupa juga disampaikan saksi lainnya bernama Parlaungan pada adegan ke-17. Ia mengaku melihat tiga orang laki-laki melintas menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA: Geger! Warga Payo Lebar Temukan Pengamen Tewas Diduga Bunuh Diri di atas Pohon

Meski demikian, pada adegan ke-19 dan 20 polisi kembali mengikuti alur keterangan pelaku yang tetap menyebut sosok yang bersama mereka adalah S.

Setelah melewati rumah para saksi, para pelaku akhirnya tiba di rumah korban. Dalam rekonstruksi, pelaku tetap bersikeras bahwa orang yang mereka bonceng adalah S. Padahal di lokasi rumah korban, Nia memberikan penegasan bahwa yang duduk di bagian belakang motor bukan S, melainkan BM.

Setibanya di lokasi, kedua pelaku melihat Indra sedang duduk di atas sepeda motor. DH kemudian memukul korban hingga terjatuh, lalu pada adegan ke-23, RG langsung menusukkan pisau ke bagian punggung korban.


Berita Terkait



add images