iklan Basarnas Jambi Cari Pemancing Hilang di Sungai Batanghari, Motor dan Ponsel Ditemukan di Tepi Sungai
Basarnas Jambi Cari Pemancing Hilang di Sungai Batanghari, Motor dan Ponsel Ditemukan di Tepi Sungai

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Seorang pemancing dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Batanghari, tepatnya di wilayah Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Korban diketahui bernama Indra, warga Pematang Sulur.

Hingga Jumat (5/6/2026), korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

BACA JUGA: Mensos Sambangi Sekolah Rakyat Sementara di Jambi, Tunjukkan Cara Guru Mengajar di Depan Calon Siswa

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh BPBD Kota Jambi kepada Kantor SAR Jambi pada Jumat sekitar pukul 13.20 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat memancing pada Kamis malam (4/6/2026) sekitar pukul 22.10 WIB. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga dan warga setempat berupaya mencari keberadaannya.

BACA JUGA: Pemprov Jambi Buka Fakta Hukum Kepemilikan Lahan di Tanjabtim, Klaim Didukung Sertifikat Negara

Saat melakukan pencarian di lokasi, warga menemukan sepeda motor, sandal, dan telepon genggam milik korban berada di tepi Sungai Batanghari. Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa korban terjatuh dan tenggelam di sungai.

Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum berhasil ditemukan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Jambi langsung mengerahkan satu Search and Rescue Unit (SRU) yang beranggotakan enam personel menuju lokasi kejadian pada pukul 13.36 WIB. Tim menempuh perjalanan sekitar 35 menit dari kantor SAR menuju lokasi pencarian.

BACA JUGA: Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Gandeng Kejari dan Polres Tanjab Timur Perkuat Budaya Antikorupsi di Sekolah

Humas Basarnas Jambi, Lutfi, mengatakan operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Jambi, BPBD Kota Jambi, Polsek, Koramil, pihak kecamatan, serta masyarakat setempat.

“Tim gabungan mengerahkan sejumlah peralatan dan sarana pendukung, di antaranya truk personel, perahu karet (Landing Craft Rubber/LCR), sepeda motor trail, serta perlengkapan medis dan evakuasi,” ujar Lutfi, Jumat (5/6/2026).

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna menemukan korban.(*)


Berita Terkait



add images