JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi menegaskan pengadaan CCTV dalam Program Kampung Bahagia tidak terpaku pada satu vendor. Pengadaan tetap mengedepankan keterbukaan dan musyawarah warga, dengan perangkat harus memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Juru Bicara Pemkot Jambi sekaligus Kepala Diskominfo Kota Jambi, Saleh Ridha, menjelaskan Diskominfo hanya menetapkan spesifikasi teknis agar CCTV dapat terintegrasi dengan Jambi City Operation Center (JCOC) yang beroperasi 24 jam.
Sementara proses pengadaan menjadi kewenangan Pokja Kampung Bahagia di masing-masing RT. Warga juga memiliki keleluasaan memilih penyedia dengan harga kompetitif selama memenuhi standar yang ditetapkan.
Saleh menyebut sedikitnya delapan penyedia telah bekerja sama dengan sejumlah Pokja Kampung Bahagia, yakni Kobadiyan, Alva Media, Ja Star, CV Pandawa Media Solusindo, Tennet Cipta Persada, CV Duta Computer, CV Lababil, dan Angkasa Jaya CCTV.
Pemkot Jambi menargetkan pemasangan sekitar 1.600 unit CCTV pada 2026. CCTV tersebut nantinya diintegrasikan dengan JCOC untuk memperkuat pemantauan keamanan lingkungan secara real time.
Program ini diharapkan dapat mendukung keamanan, pelayanan publik, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan responsif terhadap berbagai kondisi darurat di masyarakat.(*)
