JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi kembali menuai keluhan. Warga di RT 14 dan sejumlah wilayah sekitar Kelurahan Kenali Asam mengaku harus menghadapi krisis air bersih setelah aliran PDAM tidak mengalir selama tiga hari terakhir.
Gangguan distribusi tersebut dinilai bukan persoalan baru. Sejumlah pelanggan menyebut pasokan air sudah tidak normal selama hampir dua pekan. Air hanya mengalir sekitar satu jam pada malam hari dengan tekanan yang sangat kecil. Bahkan dalam tiga hari terakhir, aliran air disebut benar-benar berhenti.
BACA JUGA: Tirta Mayang Turunkan Tim Cek Gangguan Air di Kenali Asam, Siapkan Bantuan Tangki Gratis
Akibatnya, warga terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan sanitasi lainnya.
Samsurizal, salah seorang pelanggan, mengatakan kondisi tersebut sangat membebani masyarakat yang sepenuhnya bergantung pada layanan PDAM.
BACA JUGA: Pembobol Rumah di Jambi Selatan Dibekuk, Gasak NMAX, Emas dan Laptop Senilai Rp150 Juta
"Biasanya malam masih mengalir. Sekarang sudah tidak mengalir lagi. Kalau siang memang di tempat kami hampir tidak pernah hidup," ujarnya.
Ia berharap Perumda Tirta Mayang segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan distribusi air karena gangguan yang terjadi sudah berlangsung cukup lama.
Keluhan serupa disampaikan Yandi. Menurutnya, jika pun air mengalir, durasinya sangat singkat sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Airnya hidup sebentar, habis itu mati lagi. Terpaksa ada warga yang beli air. Padahal kami rutin bayar tagihan setiap bulan. Tapi sudah tiga hari ini benar benar tidak mengalir," katanya.
Warga menilai pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terganggu dalam waktu lama. Mereka meminta Perumda Tirta Mayang segera menjelaskan penyebab gangguan distribusi sekaligus memastikan pasokan air kembali normal.
Humas Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi, Rendi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya segera melakukan cek ke lapangan mengenai keluhan warga tersebut.
"Segera dilakukan pengecekan ke lapangan oleh petugas tim reaksi cepat distribusi karena pengaliran perum Makakau dan sekitar nya melalui Booster Villa Kenali," katanya.
Lanjut Rendi, pihaknya ada nomor pengaduan 0821-2121-9692 jika ada kendala air tidak mengalir dapat melapor nomor tersebut.
"Jika ada air tidak mengalir lebih dari 1x24 jam kami juga menyediakan bantuan air tangki gratis, warga bisa hubungi nomor 0821-2121-9894," katanya. (hfz)
