Perusahaan juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau indikasi titik api.
“Pemadaman dalam waktu sekitar 2,5 jam ini menjadi bagian dari upaya respons cepat kami di lapangan. Namun, yang paling penting adalah bagaimana kebakaran dapat dicegah sejak awal. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran,” tambah Destian.
PT WKS berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan respons terhadap karhutla melalui peningkatan kapasitas personel, patroli dan deteksi dini, kesiapan sarana pemadaman, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.(*)
