iklan Diduga Dipicu Persoalan Tapal Batas, Keributan Antar Warga Pecah di Tanjung Mandiri
Diduga Dipicu Persoalan Tapal Batas, Keributan Antar Warga Pecah di Tanjung Mandiri

JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Ketegangan kembali terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Muaro Jambi dan Batanghari. Keributan melibatkan masyarakat dari kedua wilayah pecah di sekitar SD Perintis, Desa Tanjung Mandiri, Kecamatan Bahar Selatan, Sabtu (22/8).

Informasi yang dihimpun, keributan diduga dipicu persoalan tapal batas wilayah yang selama ini menjadi polemik antara masyarakat Desa Tanjung Lebar/Tanjung Mandiri, Muaro Jambi, dengan masyarakat Desa Bungku, Kabupaten Batanghari.

BACA JUGA: Duel Satu Lawan Satu, Pelajar SMP di Kota Jambi Meninggal Dunia

Situasi di lapangan disebut sempat memanas hingga berkembang menjadi keributan. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti pemicu awal maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.

Kapolsek Bahar Selatan, Ipda Ari Irvan, membenarkan adanya peristiwa itu. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, dia mengatakan personel kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi.

“Anggota masih di TKP,” ujar Ipda Ari Irvan.

Personel kepolisian dikerahkan untuk mengendalikan situasi sekaligus mencegah ketegangan meluas. Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut, termasuk mengumpulkan informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat.

BACA JUGA: Gubernur Al Haris Tutup Padel Merdeka Cup Padel 2026, Dinas PUTR Provinsi Jambi Borong Juara Tingkat OPD

Persoalan tapal batas menjadi isu sensitif bagi masyarakat di kawasan perbatasan kedua kabupaten. Karena itu, aparat terus melakukan pengamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai adanya korban maupun kerugian akibat keributan tersebut. Polisi masih berada di lokasi dan melakukan langkah pengamanan serta pendalaman. (wan)


Berita Terkait



add images