iklan Kabut Asap Tebal, 1.955 Warga Kota Jambi Terserang ISPA dalam Sepekan
Kabut Asap Tebal, 1.955 Warga Kota Jambi Terserang ISPA dalam Sepekan

Kendati demikian, angka tersebut menjadi perhatian serius karena terjadi ketika kualitas udara Kota Jambi mengalami penurunan drastis.

Sebelumnya, Wali Kota Jambi Maulana menyebut nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Minggu berada di angka 123. Sehari kemudian, Senin pagi, angka tersebut melonjak hingga lebih dari 200.

“Untuk saat ini Pemerintah Kota Jambi selalu memonitor setiap jam kondisi udara di Kota Jambi,” ujar Maulana, Senin (24/8/2026).

Menurut Maulana, memburuknya kualitas udara diduga dipengaruhi asap kiriman dari wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kombinasi antara kabut asap yang semakin pekat, ISPU yang menembus angka 200, serta meningkatnya kasus ISPA membuat pemerintah mulai menyiapkan langkah antisipasi.

Pemkot Jambi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dijadwalkan menggelar rapat koordinasi pada Senin siang.

Salah satu agenda penting yang akan dibahas adalah kemungkinan meliburkan sekolah apabila kondisi udara dinilai tidak lagi aman bagi aktivitas anak-anak.
“Nanti kita rapat sama Forkopimda, apakah akan diliburkan bagi anak-anak sekolah. Itu nanti keputusan rapat koordinasi,” kata Maulana.

Keputusan tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil rapat dan perkembangan kualitas udara Kota Jambi.

Bagi masyarakat, kondisi ini menjadi peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan. (hfz)


Berita Terkait



add images