iklan

JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL -Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Bupati Tanjab Barat, Katamso, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Karhutla Provinsi Jambi yang digelar di Ruang VIP Bandara Sultan Thaha, Jambi.

Rakor yang berlangsung tertutup dan dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, bersama Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, serta pemerintah kabupaten/kota dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Provinsi Jambi.

Dalam rakor tersebut, turut dilakukan koordinasi dan evaluasi terhadap kesiapan satuan tugas (Satgas) penanganan karhutla, termasuk kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta langkah-langkah respons cepat apabila terjadi kebakaran.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Pusat juga menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) yang disertai dukungan logistik dan peralatan untuk penanganan darurat bencana asap akibat karhutla Tahun Anggaran 2026 dengan nilai sebesar Rp500.043.000.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya dalam mendukung mobilisasi personel serta pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan penanganan kebakaran di wilayah rawan.

Bagi Tanjab Barat, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla, mengingat karakteristik wilayah yang memiliki kawasan lahan gambut dan sejumlah area yang berpotensi terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Selain dukungan pemerintah pusat, rakor juga menekankan pentingnya penguatan komunikasi dan koordinasi lintas sektor. Hal ini diperlukan agar setiap potensi karhutla dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat, terpadu, serta terkoordinasi.

Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama pemerintah provinsi, pemerintah pusat, TNI-Polri, BPBD, dunia usaha, serta seluruh unsur terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Kegiatan strategis tersebut turut dihadiri jajaran kepala daerah se-Provinsi Jambi, di antaranya Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari, serta Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief.

(sun)


Berita Terkait



add images