iklan

Dia kabur melalui jendela di lantai dua gedung Ditresnarkoba, lalu melompat ke bawah. Meski masih dalam kondisi terborgol, Alung berhasil melepaskan borgol plastik yang dikenakannya dan langsung berlari menjauh dari gedung.

Tak berhenti di situ, Alung sempat bersembunyi di dalam masjid yang berada di kawasan Mapolda Jambi. Saat mengetahui petugas mulai melakukan pencarian besar-besaran, ia kembali bergerak dan keluar dari area markas polisi melalui bagian belakang gedung.

BACA JUGA: Dituntut Hukuman Seumur Hidup, Alung Didakwa dengan Dakwaan Alternatif

Dari sana, ia melompat ke jalan dan berjalan kaki hingga mencapai kawasan Aur Duri. Pelarian kemudian berlanjut ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang disebut menjadi tujuan karena adanya kerabat yang dapat membantunya bersembunyi.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, diwawancarai usai penangkapan Alung beberapa bulan lalu, menyebut, dari hasil pemeriksaan terbaru, Alung mengakui bahwa dirinya kabur dengan memanfaatkan kelengahan petugas saat proses pemeriksaan berlangsung.


Berita Terkait



add images