JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-27 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2026, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu (21/10/2026) pagi.
Rapat Paripurna ini dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur Hj. Zilawati, S.H.
BACA JUGA: Pemprov Jambi Gencarkan GPM, MinyakKita Maksimal 2 Liter Per Orang
Dalam Sambutan dan arahannya Wagub Abdullah Sani menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat yang turut menyumbang bagian dalam perjalanan Pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
“Saya berharap di usia ke-27 tahun ini, keberhasilan yang telah dicapai hendaknya menjadi motivasi untuk terus berbuat lebih baik, sementara berbagai tantangan yang masih dihadapi harus menjadi bahan evaluasi dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan ke depan,” ujar Wagub Sani.
BACA JUGA: DPRD Sungai Penuh Soroti Potensi Kebocoran PAD, Parkir dan Pasar Diminta Dibenahi
Selanjutnya Wagub Sani memaparkan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan lanskap gambut terluas di Provinsi Jambi, dengan cakupan mencapai ratusan ribu hektare, dengan kedalaman gambut ekstrem, di beberapa wilayah seperti Kecamatan Mendahara dan Dendang, yang ketebalan kubah gambutnya sangat masif, yakni berkisar antara 5 hingga 13 meter.
Menurutnya, dengan cakupan lahan gambut yang luas, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaannya, namun Kabupaten Tanjung Jabung Timur mampu mengoptimalkan potensi sektor pertanian dan berkembang menjadi salah satu sentra produksi padi terbesar keempat di Provinsi Jambi dan Berdasarkan data BPS Provinsi Jambi, pada tahun 2025, Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat produksi padi sebesar 34.559 ton.
Selain itu Kabupaten Tanjung Jabung Timur juga merupakan rumah bagi Konservasi Internasional, yakni Taman Nasional Berbak, yang merupakan salah satu kawasan konservasi hutan rawa gambut dan rawa pantai terluas di Asia Tenggara, dan Berdasarkan posisi geografis perairan laut di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini juga merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang menjadi rute utama pelayaran kapal nasional maupun internasional. Serta menjadi salah satu Kawasan Hinterland yang menopang Segitiga Pertumbuhan Ekonomi Singapura-Batam-Johor (SIBAJO).
BACA JUGA: Residivis Curanmor Spesialis Parkiran Masjid Ditangkap, Akui Beraksi di 11 TKP di Kota Jambi
“Capaian-capaian tersebut menunjukkan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, pemanfaatan teknologi pertanian, serta kerja keras para petani, kondisi geografis bukanlah penghalang untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” tutur Wagub Sani.
“Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi atas kinerja serta capaian yang telah dilakukan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan sepatutnya kita menghargai setiap upaya dan pengabdian yang telah diberikan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” pungkasnya.
