iklan Kebakaran Toko Manisan, Seorang Remaja Meninggal Dunia Terjebak di Kamar Mandi
Kebakaran Toko Manisan, Seorang Remaja Meninggal Dunia Terjebak di Kamar Mandi

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kebakaran melanda satu unit rumah toko (ruko) tiga lantai yang digunakan sebagai toko manisan Berkah Jaya di Jalan Raden Pamuk, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Selasa (27/10/2026) sore.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun meninggal dunia setelah terjebak di dalam kamar mandi.

BACA JUGA: Polemik Batas 1.739 Hektare, Ketua RT Simpang Semangko: Jangan Persulit Warga demi Usulan TRP!

Korban diketahui bernama Jihan. Saat kebakaran terjadi, korban terjebak di dalam kamar mandi hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi menerima laporan kebakaran pada pukul 17.12 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 17.15 WIB dan tiba sekitar pukul 17.20 WIB.

BACA JUGA: BREAKING NEWS ! Kejari Batang Hari Tetapkan Direktur CV CY Tersangka Korupsi Pupuk Subsidi, Negara Rugi Rp 2,6 Miliar

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari, mengatakan petugas mengerahkan personel dan sejumlah armada untuk melakukan pemadaman serta mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya.

“Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan di area ruko yang terbakar serta bangunan di sekitarnya. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan tim medis untuk proses evakuasi korban,” demikian keterangan penanganan kebakaran tersebut.

Sebanyak 30 personel dikerahkan dalam operasi pemadaman, terdiri dari Pleton 3 Mako dan Regu 3 Pos Pelayanan Kebakaran (Posyankar) Jambi Timur. Petugas didukung satu unit armada komando, tiga unit armada tempur, serta tiga unit armada suplai.

BACA JUGA: HUT ke-27 Muaro Jambi, BBS Paparkan Capaian Pembangunan dan Tantangan Daerah

Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 26.000 liter air dan 25 liter cairan busa atau foam. Operasi pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam 30 menit.

Mustari menyebut salah satu kendala yang dihadapi petugas di lapangan adalah banyaknya warga yang menonton kejadian serta kendaraan yang parkir sembarangan. Kondisi tersebut menyulitkan petugas saat membentangkan selang menuju titik kebakaran.


Berita Terkait



add images