iklan Empat Pemkab di Jambi Dapat Tambahan Banpres Rp40 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Empat Pemkab di Jambi Dapat Tambahan Banpres Rp40 Miliar untuk Penanganan Karhutla

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Empat pemerintah kabupaten di Provinsi Jambi mendapat tambahan bantuan presiden (banpres) senilai total Rp40 miliar untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masing-masing daerah menerima alokasi sebesar Rp10 miliar untuk memenuhi kebutuhan logistik dan peralatan petugas di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jambi Al Haris dalam rapat terkait bantuan presiden yang dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di VIP Room Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (27/10/2026).

BACA JUGA: Di Balik Kobaran Api Karhutla, Ada David yang Merindukan Tangisan Putri Kecilnya

Al Haris menyebutkan, empat kabupaten penerima tambahan bantuan tersebut adalah Tebo, Bungo, Merangin, dan Muaro Jambi.

Menurutnya, anggaran itu akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik pendukung serta pengadaan peralatan yang dibutuhkan satuan tugas (satgas) dalam menangani karhutla.

“Penggunaannya sama, untuk bagaimana mereka mengadakan logistik-logistik pendukung karhutla, mendukung tim yang bekerja. Yang kedua, juga ada peralatan-peralatan penting yang kita anggap mendukung kerja-kerja satgas di lapangan,” kata Al Haris.

BACA JUGA: Kasus ISPA di Tanjabtim Tembus 22.868, Sebanyak 2.871 Balita Terdampak

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jambi telah menerima banpres sebesar Rp30 miliar. Selain itu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Batanghari masing-masing mendapat bantuan Rp15 miliar, sedangkan Kabupaten Sarolangun menerima Rp10 miliar.

Al Haris berharap tambahan bantuan tersebut dapat memperkuat upaya penanganan karhutla melalui koordinasi lintas instansi. Ia menegaskan, seluruh pihak harus terus bekerja sama untuk memadamkan sisa kebakaran sekaligus mencegah munculnya titik api baru.

Secara umum, kondisi karhutla di Provinsi Jambi disebut mulai mereda. Meski demikian, upaya pemadaman dan pencegahan tetap dilanjutkan, terutama untuk menangani sisa kebakaran di lahan gambut.

BACA JUGA: Program Pemprov Pro Jambi Cerdas : Ratusan Siswa di Kota Jambi Terima Bantuan Peralatan Belajar hingga SPP

Ia juga menyebutkan, kunjungan Menteri Kehutanan ke Jambi merupakan bagian dari pemantauan perkembangan penanganan karhutla. Menurut Al Haris, Raja Juli Antoni telah beberapa kali mengunjungi Jambi dalam dua bulan terakhir untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

“Alhamdulillah, beliau sudah tiga kali dalam dua bulan ini ke Jambi, meninjau itu semua. Arahan beliau jelas pada kami semua bahwa setiap titik api harus kita atasi bersama-sama, sehingga tidak ada lagi api dan asap yang muncul dari karhutla itu sendiri,” ujarnya.


Berita Terkait



add images