Rakor kesiapan menyambut Ramadan dan Idul Fitri. (Foto: Aldi Saputra)
Rakor kesiapan menyambut Ramadan dan Idul Fitri. (Foto: Aldi Saputra)
Pemprov Jambi menggelar Rakor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, bertempat di ruang utama Gubernur Jambi, Kamis (4/7) siang. Inti pembahasan di antaranya persiapan SKPD menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, mulai dari stock kebutuhan pokok hingga jaringan listrik.

Rakor berlangsung sekitar 3 jam. Pantauan Jambiupdate.com, Rakor dihadiri oleh dinas instansi terkait. Gubernur menanya dan mendengarkan langsung laporan dari tiap instansi, apa saja yang sudah dilakukan di lapangan.

Salah satunya Dinas Pertanian, stock  cabai apakah cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Menurut Dinas Pertanian, semua stock cabai sudah bisa meng-cover  kebutuhan seluruh masyarakat Jambi.

Sedangkan kepada Dinas Peternakan, gubernur menanyakan tentang kenaikan harga daging ayam. Dinas Peternakan menjelaskan, penyebab utamanya adalah masalah cuaca. Ayam yang seharusnya 35 hari siap potong menjadi 45 hari akibat cuaca. Di bulan Ramadan ini Dinas Peternakan telah menyediakan sekitar 70 ekor sapi siap potong. Dari jumlah tersebut, 40 ekor khusus untuk Kota Jambi.

Sementara, Pertamina Jambi menyatakan stock BBM selama Ramadan hingga Idul Fitri sudah cukup untuk meng-cover seluruh SPBU yang ada di Jambi. Selanjutnya, PLN menyatakan akan berusaha tidak ada pemadaman listrik selama Ramadan.

Masalah pokok lainnya yang dibahas yaitu mengenai kelangkaan gas 3 Kg. Dinas Perindustrian menjelaskan, seharusnya tabung gas 3 Kg tidak diecerkan di sembarang tempat. Sebab,  tabung ukuran 3 Kg ini diperjual-belikan khusus untuk warga yang benar-benar tidak mampu.

Tapi, faktanya saat ini tabung ukuran 3 Kg banyak digunakan oleh rumah makan. Ini menjadi salah satu penyebab terjadinya kelangkaan gas Kg. Untuk itu, masalah ini sesegera mungkin akan dicarikan solusinya bersama.

Sekda Prov Jambi, Ir H Syahrasaddin MSi, mengharapkan gas ukuran 3 Kg dialokasikan dengan cara bijak dan tidak dilakukan penyuntikan dari gas 3 Kg ke 12 Kg. ‘’Kita bekerja sama dengan pihak Polri. Sudah ada beberapa yang ditangkap karena menyuntik tabung gas,’’ ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

Sekda menyatakan, angkukatan lebaran untuk tahun ini tidak ada kendala. Jumat (5/7) akan  dilounching kegiatan yang berkaitan dengan angkutan lebaran via darat, laut, dan udara. Selain itu, juga menyiapkan pos keamanan oleh kepolisian.(*)

Reporter  : Al Saputra.
Redaktur : Joni Yanto.

Komentar

Berita Terkait

Stroke Centre RS Bratanata Diresmikan

Oplet Berkurang, PAD Turun

Produksi Karet Jambi Terbesar se-Indonesia

Rp 420 M Tambahan untuk Pendidikan dan Kesehatan

Rekomendasi