JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Wabup Tanjabtim, Ambo Tang menyayangkan penangkapan warga peh petugas Taman Nasional Berbak (TNB) di lokasi TNB. Kenapa saat masyarakat menanam dan membersihkan lokasi dan tahap awal mengelola kebun, petugas tidak langsung diberikan teguran keras bahkan penangkapan. Masyarakat yang berbicara tentang perut itu rela mengorbankan dirinya," kata Ambo.
Dijelaskannya, setelah panen sawit hingga tahun ketiga barulah masyarakat yang menanam sawit di lokasi TNB ditangkap petugas. Saya telah memerintahkan Kadishutbun untuk mencari data, apakah lokasi sawit yang ditanam petani termasuk areal TNB atau bukan. Pada kunjungan Komisi II DPRD Provinsi Jambi belum lama ini saya juga minta untuk membantu memfasilitasi kejadian itu," urainya.
Sebagai wakil kepala daerah dia meminta kepala TNB untuk memberikan toleransi kepada masyarakat. Memang lokasi sawit yang ditanami masyarakat adalah lokasi TNB, tapi apa yang dilakukan masyarakat tidak mengganggu aktifitas TNB, tandasnya.
(yos)
