JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Sejumlah masyarakat bersama lembaga Perlindungan Konsumen Nusantra Indonesia (LPKNI) mendatangi kantor Hiswana Migas Senin (9/10).
Mereka memepertanyakan jaminan keaman konsumen gas elpiji 3 kg. Pasalnya, sebagian besar tabung yang beredar merupakan keluaran 2007.
Koordinaotor lapangan aksi dari LPKNI, Yoga Prasetiya, mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi tuntutan mereka, diantaranya masalah SNI tabung gas 3 kg.
Tabung yang SNI itu pengeluaran 2011. Tabung 2007 seharusnya sudah ditarik dan tidak lagi dipakai, katanya.
Lebih lanjut Yoga menyebutkan, tabung gas 3 kg keluaran tahun 2007, bahannya tipis, sehingga ancaman bahaya lebih besar. Gampang meledak. Makanya kita minta Pertamina, Hiswana Migas dan pihak terkait harus memberlakukan tabung 2011, imbuhnya.
Kata Yuda 90 persen peredaran tabung gas 3 kg di Kota Jambi merupakan keluaran tahun 2007. Ada kejadian meledak di pondok meja belum lama ini, itu ada korban yang meninggal. Tidak ada lagi jaminan keselamatan bagi pengguna tabung 3 kg, pungkasnya. (hfz)
