iklan Sutan Adil Hendra (SAH)
Sutan Adil Hendra (SAH)
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dalam rangka meningkatkan penerimaan pasar produk ekonomi kreatif di Provinsi Jambi, Anggota dan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) tanggal 4 - 5 April 2018 ini membawa program pelatihan promosi ekonomi kreatif ke Provinsi Jambi.
 
Pelatihan promosi ini merupakan program dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mengembangkan pangsa pasar para pelaku usaha melalui medio promosi yang tepat guna pada pasar yang lebih tersegmentasi.
 
Pernyataan ini seperti yang disampaikan Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Simanjuntak di Swisbell Hotel Jambi ketika memberi pengarahan kepada peserta pelatihan.
 
"Saya terima kasih atas dukungan pak SAH di Komisi X DPR yang telah memberi ruang pada Bekraf untuk terjun langsung membina promosi para pelaku usaha kreatif di daerah, dimana hal ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan pasar terhadap produk kreatif. "
 
Senada dengan hal itu SAH sendiri dalam paparannya mengatakan masalah promosi merupakan fundamental penting dalam pembangunan ekonomi kreatif, karena dengan promosi produk kreatif bisa lebih dikenal mampu melakukan penetrasi pasar lokal.
 
"Promosi ini bagian fundamental dalam melakukan penetrasi pasar agar lebih luas dan diterima masyarakat, khususnya di tingkat lokal agar produk memiliki pangsa yang jelas diterima masyarakat, jelasnya.
 
Dalam acara yang diikuti ratusan perajin kreatif di Provinsi Jambi tersebut juga menjadi ajang interaksi sesama pelaku kreatif di masing - masing bidang, seperti banyak perajin makanan dan batik yang bisa mengakses para pelaku iklan atau advertising produk seperti video, lagu hingga pamflet. 
 
Sehingga ada sinergi untuk saling menggunakan jasa kreatif dalam mengembangkan usaha mereka. Pengakuan ini seperti disampaikan Rominah salah seorang perajin batik tulis tradisional Jambi yang mengaku cukup tertarik dengan kreativitas iklan yang dibuat pelaku kreatif lain bagi promosi produknya.
 
"Saya sudah 12 tahun jadi perajin batik tapi belum kepikiran untuk membuat iklan, tapi setelah ikut pelatihan saya bisa kenalan dengan anak - anak yang bisa membuat lagu dan video profile usaha batik saya, ungkapnya. 
 
Sinergitas promosi inilah dampak yang kami rasakan pada awal ini, tentunya banyak nanti ilmu yang bisa kami terapkan dalam membantu promosi usaha kreatif kami, tandasnya.

Berita Terkait



add images