iklan Ilustrasi. Foto : Net
Ilustrasi. Foto : Net

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Ribuan anak putus sekolah di Provinsi Jambi. Ini tentu mejadi masalah serius yang harus ditangani Pemerintah.

Berdasakan data Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, sepanjang 2018 tercatat 2.339 siswa dari semua jenjang pendidikan di Jambi putus sekolah.

Agus Herianto Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mengatakan, ada beberapa penyebab putus sekolah di Jambi. Untuk jenjang SMA, kebanyakan menikah dini karena salah pergaulan. Ada juga beberapa orang tidak alasan, katanya.

Sementara itu, untuk jenang SMP dan SD, angka putus sekolah disebabkan faktor ekonomi. Ada juga yang putus sekolah tanpa keterangan. Kita masih melakukan pendalaman, katanya.

Kata Agus, Angka putus sekolah juga dihitung dari pelaksanaan UN. Bagi siswa yang tidak mengikuti UN dan Susulan dianggap mengundurkan diri. Tidak ikut UN kita anggap putus sekolah, katanya.

Pengamat Pendidikan Provinsi Jambi Prof Damris mengatakan, ada 3 hal yang menyebabkan angka putus sekolah tergolong tinggi, pertama akses sekolah, ekonomi dan budaya.

Faktor permada ada lah akses, maksudnya jarak sekolah dan tempat tinggal terlalu jauh. Pemerintah bisa meningkatkan daya tampung sekolah.

Membangun sekolah diaderah terpencil menjadi solusinya, katanya.

Kemudian masalah ekonomi, ini mejadi masalah yang kedua, terkadang keadaan keuangan menjadi masalah, meskipun biaya pendidikan telah gratis, namun masih ada biaya lain yang terkadang tidak terpenuhi.

Memberikan bantuan biaya pendidikan (Beasiswa, red), harus dilakukan oleh pemerintah, ungkapnya.

Faktor budaya ada dibeberpa daerah yang dengan angka partisipasi sekolah kecil, dikarenakan kesadaran orang tua unutk menyekolah anak kecil. Pemerintah harus mensosialisasikan pentingnya sekolah, pungkasnya. (nur)


Berita Terkait



add images