JAMBIUPDATE.CO, KUALA TUNGKAL - Satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 103 Kodim 0419/Tanjab melaksanakan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan karakter anak usia dini kepada masyarakat.

Penyuluhan tentang pendidikan karakter dilakukan guna membekali dan memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur terhadap pendidikan karakter tersebut, Jumat (2/11/2018).

Adapun materi yang disampaikan yaitu terkait pendidikan karakter anak sejak usia dini. Pemateri penyuluhan yakni H Rapijo mewakili Kadis Pendidikan Tanjab Timur.

Dalam materinya, pak Rapijo mengatakan bahwa memperoleh pendidikan merupakan hak setiap anak. Sebuah bangsa tidak akan berkembang dan maju apabila penduduknya tidak memiliki pendidikan yang baik. Pendidikan adalah hal esensial untuk membangun Negara. Oleh karena itu, waktu yang tepat adalah Sedini mungkin.

"Kegagalan penanaman karakter pada seseorang anak sejak usia dini, akan memicu terbentuknya pribadi yang bermasalah di masa dewasa kelak. Selain itu, menanamkan moral kepada generasi muda adalah usaha yang strategis. Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter seseorang, rentang usia 0-6 tahun adalah masa emas setiap anak. Dimana anak mampu menyerap informasi dengan baik sebanyak 80%," katanya.

Penanaman moral melalui pendidikan karakter sedini mungkin kepada anak adalah kunci utama membangun bangsa. Dan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter ini terwujud apabila anak tumbuh dilingkungan yang berkarakter pula, dimana fitrah anak dapat dikembangkan secara optimal.

Tentunya ini memerlukan peran serta semua pihak terlibat baik pihak sekolah, guru, lingkungan dan terutama orangtua. Karena orangtua adalah pendidik pertama si anak.

Pada saat inilah diharapkan peran orangtua dan guru dalam memberikan suatu pendidikan karakter yang baik bagi anak usia dini, menanamkan nilai-nilai moral dan lain sebagainya. sehingga pendidikan karakter ini sangatlah penting dibentuk pada anak usia dini karena saat usia inilah anak menyerap dan menerima informasi secara cepat, sehingga apa yang diberikan pada anak akan ia serap dengan baik dan akan ia terapkan dalam kehidupannya.

"Jika pendidikan karakter tidak diberikan kepada anak, jelas akan terlihat suatu perbedaan antar anak yang diberikan pendidikan karakter dengan baik dan tidak sama sekali," ujar Rapijo.

Lettu Inf Sahita selaku Komandan SKK, mengatakan, apa yang disampaikan oleh pemateri pada intinya penggores catatan pertama pada diri anak itu adalah orangtua.

"Juga gurunya jika mereka menstimulasi anak dengan baik dan menuliskan tinta emas pada kehidupan anak maka ketika ia beranjak dewasa ia akan memperoleh sikap anak yang baik dan begitu pula sebaliknya," sebutnya. (pds)


Komentar

Rekomendasi




add images