iklan Ilustrasi
Ilustrasi

Dijelaskannya, untuk kepemimpinan SAH sendiri sejauh ini sudah berjalan 11 tahun. Hal merupakan sesuatu yang wajar mengingat Ketum Prabowo masih sangat percaya dengan kepemimpinan SAH di Provinsi Jambi.

"Saya belum mendengar ada kabar seperti itu, yang jelas itu semua ranahnya DPP. Kita partai komando, kalau ada pergantian tentu akan ada surat perintah baru," jelasnya.

Menurutnya, sesuatu yang wajar jika ada kabar yang berhembus demikian. Apalagi setelah pergelaran pesta demokrasi lima tahunan. "Biasalah dinamika politik," tuturnya.

Rocky Candra saat dikonfirmasi menyebutkan, bahwa kepengurusan DPD Gerindra Provinsi Jambi hingga saat ini masih dipegang oleh pak SAH.

Terkait isu bakal adanya pergantian kepengurusan khususnya posisi ketua, Rocky mengaku belum mendengarnya. Menurutnya, kalau sekedar isu hal itu sah-sah saja terjadi didalam dunia politik.

"Masih belum mendengar dan tau kepastian. Kita ini partai komando, tidak seperti partai lain yang ada usulan dari tingkat bawah," katanya nellui saluran telpon, kemarin.

Artinya kata Rocky, semua keputusan ada ditangan DPP. Bahkan, untuk kepengurusan yang berjalan tidak mengikat masa jabatannya sampi kapanpun selagi DPP belum memberikan instruksi.

"Semuanya murni keputusan DPP. Kalau diperintah pak Ketum (jadi Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, red) Saya siap," singkatnya. (wan)


Berita Terkait



add images