JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA – Serangan Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al Aqsa pada malam Laitaul Qadar dikecam dunia. Bahkan Pemerintah Yordania menilai serangan Israel tersebut sebagai tindakan barbar.

Pemerintah Yordania pun menyerukan agar dunia internasional meningkatkan tekanan pada Israel.

“Apa yang dilakukan oleh polisi dan pasukan khusus Israel, dari pelanggaran terhadap masjid hingga serangan terhadap jamaah, adalah (perilaku) barbar yang ditolak dan dikutuk,” kata pemerintah Yordania dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters, Senin (10/5).

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi menegaskan pihaknya akan melakukan upaya terbaik melindungi hak-hak warga Palestina dari klaim kepemilikan Yahudi.

Yordania sendiri kehilangan Yerusalem Timur dan Tepi Barat dalam perang Arab-Israel tahun 1967.

“Israel sebagai pasukan pendudukan memikul tanggung jawab untuk melindungi hak-hak warga Palestina di rumah mereka,” katanya.

“Penggusuran warga Palestina di Syekh Jarrah dari rumah mereka adalah kejahatan perang,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Israel agar menghentikan kekerasan terhadap warga Palestina.

“Sekretaris Jenderal PBB mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam atas berlanjutnya kekerasan di Yerusalem Timur yang diduduki (Israel), serta kemungkinan penggusuran keluarga Palestina dari rumah mereka,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric.

“Dia (Guterres) mendesak Israel untuk menghentikan pembongkaran dan penggusuran,” lanjutnya.

Guterres mendesak agar status quo di tempat-tempat suci itu terus ditegakkan dan dihormati.

“Israel harus menghormati hak atas kebebasan berkumpul secara damai,” katanya.(gw/fin)


Sumber: www.fin.co.id

Komentar

Rekomendasi




add images