Hingga sore kemarin, BKD Sulsel mencatat jumlah pelamar yang telah membuat akun sebanyak 2.042 orang. Sementara pelamar yang sudah submit baru sekitar 432 orang. Sementara yang sudah diverifikasi berkasnya oleh tim verifikator baru dua pelamar.
Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Sulsel, Bustanul Arifin menerangkan, jaringan yang lelet menjadi kendala BKD Sulsel mendata pelamar secara real time. Setelah hampir seminggu pendaftaran berlangsung, tim verifikasi baru bisa mengakses dashboard sscasn, kemarin.
BKD juga kesulitan melihat data realtime formasi yang telah maupun yang belum terisi. Itu karena dashboard sscasn hanya dapat diakses halaman depannya saja. Hanya menampilkan jumlah pendaftar formasi Pemprov Sulsel.”Kami belum bisa lihat detail jurusan yang paling banyak dan paling sedikit peminatnya. Mungkin bisa kelihatan H-3 nanti,” terangnya.
Pendaftar CASN pada formasi yang dibuka Pemprov Sulsel diprediksi akan mencapai 13 ribu orang. Bila progres verifikasi berkas pelamar stagnan dan menumpuk, BKD Sulsel berjanji akan menambah personel.
Tahun ini, kategori PPPK guru formasi Bimbingan Konseling yang paling diincar peserta. untuk PNS dan PPPK non-guru masih menunggu rekapan data dari dashboard sscasn.
“Setiap 2-3 hari, data pendaftar dan formasi akan diperbarui. Tetapi bergantung kelancaran server dari Pusat. Kita cek, apakah KTP yang di-upload sesuai atau tidak. Apakah surat lamarannya di tujukan ke Pemprov Sulsel atau tidak. Kita cek semuanya,” bebernya. (*)
Sumber: www.fajar.co.id
