iklan

Direncanakan bantuan yang diberikan hulu migas akan digunakan untuk mendukung penambahan oksigen 1.000 ton perhari. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari industri hulu migas dalam bentuk 7 iso tank dan 1.500 tabung oksigen.

Kami percaya dengan kapabilitas industri hulu migas yang besar, kemampuan akses pabrikan iso tank dan kemampuan akses pembiayaan, industri hulu migas dapat berkontribusi lebih besar lagi membantu kebutuhan iso tank,” kata Budi Gunadi

Lebih lanjut pihaknya berharap agar bantuan 7 iso tank dari hulu migas dapat digandakan menjadi 70 iso tank, sehingga akan mampu memenuhi kebutuhan penyediaan oksigen secara mobile saat estimasi puncak pandemi”, kata Budi Gunadi.

Industri Hulu Migas telah berjuang bersama Pemerintah selama 17 bulan sejak ditetapkannya pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional non-alam.

Dalam kurun waktu tersebut, SKK Migas dan KKKS telah melakukan berbagai program penanggulangan Covid-19, baik untuk mendukung program Pemerintah maupun bantuan langsung ke masyarakat.

Meskipun, Industri hulu migas juga sangat terdampak dengan adanya bencana Covid-19, namun patut disyukuri kinerja hulu migas di masa Pandemi Covid-19 masih dapat dijaga secara optimal.

Kontribusi hulu migas pada penerimaan negara di tahun 2020 adalah sebesar US$ 8,7 miliar atau setara dengan Rp 122 triliun atau 148% dari target yang ditetapkan dalam APBN.

Penerimaan pada tahun 2021 juga akan lebih tinggi dari target APBN, mengingat pada Juni 2021 sektor hulu migas telah menyumbang US$6,67 Miliar atau setara Rp 96,7 Triliun, atau 91,7% dari target APBN 2021. (*)


Berita Terkait



add images