iklan
Misalnya, kata pahrudin, di partai Golkar ada Cek Endra yang merupakan pimpinan partai dan mantan kepala daerah. Begitu juga dengan Saniatul Lativa yang merupakan kandidat petahana. “Di Golkar ini saya pikir bisa berpotensi 2 kursi,” sebutnya.

Sedangkan di Gerindra, menurutnya tidak jauh dari Sutan Adil Hendra. Adapun jika kursi kedua memungkinkan ada nama Rocky Candra. Begitu juga dengan Demokrat  juga menarik karena ada nama baru seperti Syafril Nursal, Syamsurizal yang mendampingi Zulfikar Ahmad selaku petahana.

“Untuk NasDem itu ada nama Sy Fasha dan Hasby Ansori. Diantara dua nama ini kemungkinan besar akan melenggang ke Senayan. Kalau PKB tokoh utamanya tidak ada lagi seperti Sofyan Ali. Tapi mungkin tokoh PAW seperti Handayani dan Elpisina bisa diandalkan,” jelasnya.

Pertarungan menarik, kata Pahrudin justru ada di PDI Perjuangan antara Edi Purwanto dengan Ihsan Yunus. Edi sebagai tokoh yang memiliki potensi suara besar berhadapan dnegan Ihsan Yunus yang sudah 2 periode di Senayan.

“Berbeda kalau Ihsan berada pada posisi elit partai,  pertarungan akan menjadi lebih mudah. Edi sebagai tokoh partai memiliki peluang cukup besar,” tegasnya. (aiz)


Berita Terkait



add images