Sementara itu, angin Baratan yang berasal dari Benua Asia diprediksi datang lebih lambat dari normalnya.
”Jika dibandingkan dengan normalnya, secara umum musim hujan diprediksi akan datang lebih lambat,” katanya.
Setidaknya, 446 zona musim atau 63,8 persen wilayah Indonesia akan mengalami keterlambatan musim hujan. Sama seperti kemarau, musim hujan tahun ini juga akan terjadi secara bertahap. Ada sebagian daerah yang mengalami musim hujan lebih awal.
Diperkirakan, 3,2 persen zona musim sudah mengalami musim hujan lebih awal dari normalnya. Saat ini terkonfirmasi hujan sudah terjadi di sebagian besar Aceh, sebagian besar Sumatera Utara, sebagian Riau, Sumatera Barat bagian tengah, dan sebagian kecil Kepulauan Riau.
Wilayah-wilayah tersebut telah disapa hujan lebih cepat lantaran lebih dekat dengan wilayah Asia sehingga terpapar monsun Asia.
”Tapi, secara umum, awal musim hujan diprediksi akan terjadi pada November. Angin dari Asia akan masuk membawa uap air,” ungkapnya.
