iklan Sukatani Band.
Sukatani Band.

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA - Sukatani Band akhirnya buka suara terkait tekanan dan intimidasi yang mereka alami, yang berujung pada unggahan video permintaan maaf kepada institusi kepolisian dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Mereka mengungkapkan bahwa tekanan tersebut bukan baru terjadi, melainkan sudah berlangsung sejak pertengahan tahun lalu.

BACA JUGA: Sahur Sehat di Bulan Ramadan: Ini 6 Tips Sahur yang Sehat dan Berkah

Dua personel band, Novi Citra Indriyati alias Ovi (Twister Angel) dan Muhammad Syifa Al Lutfi alias Ai (Alectroguy), disebut mengalami dampak paling besar dari situasi ini.

Sukatani Band mengaku masih dalam proses pemulihan setelah menghadapi berbagai tekanan yang bertubi-tubi sejak Juli 2024.

"Mau mengabarkan bahwa kami dalam keadaan baik, namun masih dalam proses recovery pasca kejadian bertubi yang selama ini kami hadapi sejak Juli 2024 lalu," tulis mereka melalui unggahan di Instagram, dikutip @sukatani.band Sabtu (1/3/2025).

BACA JUGA: Polres Kerinci Berhasil Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual, Remaja 17 Tahun Diamankan

Mereka juga mengungkapkan bahwa tekanan dari kepolisian terus mereka alami, yang pada akhirnya memaksa mereka mengunggah video klarifikasi terkait lagu "Bayar Bayar Bayar" di media sosial.

Mereka menyatakan bahwa peristiwa ini mengakibatkan berbagai kerugian, baik secara materiil maupun nonmateriil. Salah satu dampaknya, Ovi (Twister Angel) kehilangan pekerjaannya setelah dipecat dari sekolah tempatnya mengajar.

Di tengah tekanan yang mereka hadapi, Sukatani Band merasa bersyukur karena banyak dukungan yang datang dari berbagai pihak. Hal ini memberi mereka semangat untuk tetap bertahan dan tidak menyerah menghadapi situasi yang tidak menyenangkan.


Berita Terkait



add images