JAMBIUPDATE.CO, SIULAK – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, menjadi sorotan warga setelah ditemukan buah yang diduga sudah busuk dalam paket makanan yang dibagikan kepada siswa.
Temuan tersebut membuat masyarakat mempertanyakan kualitas makanan yang disalurkan kepada para pelajar. Warga menilai makanan yang diberikan seharusnya benar-benar layak konsumsi, mengingat program MBG bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah.
BACA JUGA: Modus Pinjam Motor untuk Antar Istri, Pria di Jambi Malah Jual Kendaraan Temannya
Beberapa pihak menyampaikan bahwa kondisi buah yang tidak segar itu dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan siswa jika tetap dikonsumsi. Karena itu, warga meminta pihak terkait melakukan evaluasi terhadap proses pengadaan hingga distribusi makanan.
Program MBG sendiri merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi pelajar di sekolah. Namun, pelaksanaannya di sejumlah daerah kerap mendapat perhatian masyarakat terkait kualitas makanan yang dibagikan.
BACA JUGA: Upaya Serius Urai Polemik Zona Merah, Pemkot Jambi Bentuk Tim Terpadu
Masyarakat berharap pihak penyelenggara dapat lebih memperhatikan standar kualitas makanan sebelum disalurkan kepada siswa. Dengan begitu, tujuan program untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak sekolah dapat tercapai secara maksimal.(*)
