JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Betung–Tempino–Jambi ditargetkan tersambung secara penuh pada 2027. Untuk memastikan proyek strategis nasional (PSN) tersebut berjalan sesuai target, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Agung dalam mengawal penyelesaian berbagai kendala, terutama pembebasan lahan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan daring yang digelar pada Kamis (25/6) bersama Jaksa Agung Muda Intelijen. Pertemuan membahas percepatan penyelesaian hambatan pembangunan di ruas Simpang Indralaya–Muara Enim dan koridor Betung–Tempino–Jambi.
Salah satu hasil penting dari rapat tersebut adalah terurainya persoalan pencairan dana ganti rugi lahan milik warga. Setelah adanya mekanisme mitigasi risiko hukum, pembayaran kompensasi yang sebelumnya tertunda kini dapat segera direalisasikan.
Asisten I Setda Musi Banyuasin, Ardiansyah, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mengawal seluruh proses pengadaan tanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sosialisasi kepada masyarakat yang lahannya terdampak proyek juga terus dilakukan agar proses pembangunan berjalan lancar.
BACA JUGA: DPRD Sarolangun Soroti 10 Desa Absen di MTQ Kecamatan Batang Asai, Minta Dievaluasi
"Pada prinsipnya kami terus mengikuti perkembangan pelaksanaan pengadaan tanah yang melewati wilayah Musi Banyuasin sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kami juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang lahannya dilalui jalan tol," ujar Ardiansyah, dikutip dari laman resmi Pemkab Muba.
Menurutnya, keberadaan jalan tol akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di wilayah Musi Banyuasin dan sekitarnya.
"Kami optimistis proyek ini dapat berjalan dengan baik karena akan menjadi salah satu pemantik pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Musi Banyuasin. Kami siap mendukung seluruh arahan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target," tambahnya.
BACA JUGA: Terekam CCTV, Aksi Pencurian Handphone di Toko Kelontong Modus Beli Bensin
Sementara itu, progres pembangunan ruas Betung–Tempino–Jambi terus menunjukkan perkembangan. Ruas Bayung Lencir–Tempino sepanjang 34,10 kilometer dan Tempino–Ness sepanjang 18,49 kilometer telah beroperasi dan dapat dilalui masyarakat tanpa tarif.
Adapun pembangunan fisik masih berlangsung pada Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya dan Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir, dengan total panjang konstruksi lebih dari 118 kilometer.
Pemerintah berharap seluruh ruas Jalan Tol Betung–Jambi dapat tersambung sepenuhnya pada 2027 sehingga mampu meningkatkan konektivitas, mempercepat distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan hingga Jambi.(*)
