JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) Pembangunan 3 Juta Rumah kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Sosialisasi Percepatan Perizinan Perumahan yang dibuka langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, di Hotel Luminor Jambi, Kamis (9/7).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Muaro Jambi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta pelaku usaha guna mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, penyediaan hunian yang layak tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan keluarga dan pembangunan sumber daya manusia.
“Rumah bukan sekadar bangunan fisik tempat berteduh dari hujan dan panas. Lebih dari itu, rumah adalah kebutuhan dasar manusia dan fondasi utama dalam membangun kesejahteraan serta karakter sebuah keluarga. Pemerintah Pusat saat ini sedang bergerak cepat melalui Program Strategis Nasional Pembangunan 3 Juta Rumah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki hunian yang layak,” ujar Bupati.
Sebagai daerah penyangga utama Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi terus mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup signifikan. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kawasan hunian dan perumahan yang terencana, aman, serta berkelanjutan.
Bupati menilai kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang harus dijawab melalui kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, percepatan proses perizinan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung investasi sektor perumahan dan mempercepat realisasi pembangunan.
“Peluang sekaligus tantangan besar inilah yang menuntut kesiapan dan sinergi kita semua. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemangku wilayah, dan pelaku usaha adalah kunci utama kesuksesan program nasional ini,” katanya.
BACA JUGA: Bupati Tebo Rotasi 82 Pejabat dan Lantik 35 Kepala Sekolah, Perkuat Kinerja Birokrasi
Melalui forum koordinasi tersebut, berbagai perangkat daerah terkait turut memberikan pemahaman mengenai mekanisme dan regulasi perizinan yang harus dipenuhi oleh para pengembang. DPMPTSP memberikan penjelasan mengenai sistem perizinan yang cepat, mudah, dan transparan berbasis digital.
Sementara Dinas PUPR memastikan kesesuaian tata ruang serta aspek teknis bangunan, dan Dinas Lingkungan Hidup mengawal pemenuhan dokumen lingkungan guna menjaga kelestarian ekosistem serta mencegah dampak negatif pembangunan.
Bupati juga menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus terus dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif. Menurutnya, pelayanan publik yang cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum merupakan kebutuhan utama dalam mendukung pembangunan daerah.
“Melalui sosialisasi ini, mari kita samakan persepsi demi melahirkan sistem perizinan yang lebih cepat, transparan berbasis digital, dan memberikan kepastian hukum tanpa menabrak aturan yang berlaku. Birokrasi tidak boleh lagi menjadi batu sandungan yang memperlambat investasi,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap kegiatan ini mampu memperkuat koordinasi lintas sektor serta mempercepat proses perizinan pembangunan perumahan. Dengan demikian, target Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah dapat tercapai sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (wan)
