iklan Ilustrasi siswa.
Ilustrasi siswa.

Budi juga mengatakan, bahwa siswa yang lulus tahun 2020/2021 dan ingin mengikuti UTBK-SBMPTN wajib membawa ijazah saat tes berlangsung.  Sedangkan bagi siswa yang saat ini masih duduk di kelas XII cukup membawa surat keterangan identitas pelajar dari sekolah.

“Siswa yang sudah diterima di jalur SNMPTN, tidak diperbolehkan lagi untuk mendaftar SBMPTN.  “Yang sudah diterima di jalur SNMPTN akan tertolak secara sistem saat mendaftar SBMPTN biasanya,” tuturnya.

Untuk kelompok ujian saintek atau kelompok ujian soshum, peserta akan diminta membayar biaya UTBK sebagai syarat pendaftaran SBMPTN sebesar Rp 200 ribu.

“Sedangkan untuk kelompok ujian campuran (saintek dan soshum) akan dikenakan biaya sebesar Rp300 ribu,” pungkasnya.

Dapat disampaikan, panitia LTMPT telah menyiapkan 74 Pusat UTBK yang tersebar di seluruh Indonesia. Lokasi kota dan tanggal tes dapat dilihat di informasi resmi LTMPT  https://www.ltmpt.ac.id. (der/fin)


Sumber: www.fajar.co.id

Berita Terkait