iklan Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

“Presiden Joko Widodo telah meminta masyarakat agar waspada tapi perkembangan omicron ini jangan membuat kita panik. Untuk itu, masyarakat yang belum divaksin agar segera divaksin,” jelas Ibrahim.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan tadi malam telah mendeteksi seorang pasien yang terkonfirmasi terpapar Omicron pada tanggal 15 Desember 2021. Data-datanya sudah di konfirmasi bahwa memang data ini adalah data sequencing Omicron.

Pasien dengan inisial N ini adalah pekerja pembersih di Rumah Sakit Wisma Atlet. Selain itu, Kemenkes juga mendeteksi 5 kasus probable Omicron.

“Sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat tipis di rentang Rp14.330 – Rp14.390 per dolar AS,” pungkas Ibrahim. (git/fin)


Sumber: www.fin.co.id

Berita Terkait