“Seandainya kita tolak, apa saja konsekuensi yang akan kita hadapi. Kita daftar, satu jadi judulnya seandainya ditolak kita akan menerima konsekuensi sebagai berikut,” kata Dahlan Iskan.
Ia mengungkap, berbagai risiko tercatat, mulai dari risiko akan sering dipanggil rapat di DPR, pencairan subsidi listrik dipersulit, hingga risiko bahwa jajaran direksi PLN berpotensi segera dirombak.
“Terus yang terakhir seandainya kita diberhentikan? Kita terima Pak, jadi sudah bulat, ya sudah kita tolak (permintaan oknum anggota DPR),” tegas Dahlan Iskan.
Menutup perbincangan dengan Akbar Faizal mengenai persoalan itu, Dahlan Iskan pun menyebut bahwa risiko-risiko yang ia dan tim telah inventarisir tersebut, ternyata benar-benar terjadi, hingga pada akhirnya ia kemudian tidak lagi menjabat sebagai Dirut PLN dan diangkat oleh Presiden SBY menjadi Menteri BUMN.
“Sejak itulah terkenal sekali bahwa saya sangat dimusuhi sekali oleh DPR, sampai saya jadi Menteri sangat dimusuhi DPR dan disitu saya sangat mengintrospeksi,” pungkas Dahlan Iskan. (git/fin)
Sumber: www.fin.co.id
