JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA– Pemerintah Arab Saudi akan menerima kembali jemaah haji dari luar negeri. Kuota untuk masing-masing negara kini sedang digodok. Termasuk kuota untuk Indonesia yang selama ini menjadi negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia.
Kabar menggembirakan itu diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi Minggu (6/3), seperti dilansir The Guardian kemarin (7/3).
Kebijakan baru tersebut disampaikan tak sampai 24 jam sejak diumumkannya pencabutan larangan penerbangan internasional dari 17 negara.
Seperti diketahui, sudah dua tahun ini Saudi tidak menerima jemaah haji dari luar negeri. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Ibadah haji hanya boleh dilakukan warga Saudi dan ekspatriat yang memenuhi syarat.
Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Zaki Zakaria Ansyari membenarkan adanya kabar bahwa Saudi kembali membuka akses kedatangan jemaah haji dari luar negeri.
Dia mengatakan, pada musim haji 2020 dan 2021, pelaksanaan haji sangat terbatas. Hanya untuk warga dari dalam negeri Saudi sendiri.
’’Beritanya sudah beredar di Saudi. Tetapi, belum ada keputusan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi,’’ katanya.
Zaki menambahkan, travel umrah yang juga penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) pun menunggu kepastian penyelenggaraan haji 2022. Sebab, selama ini mereka juga tidak bisa mengirim jemaah haji khusus atau dulu dikenal ONH plus.
