iklan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, menjelaskan kronologis kejadian yang mengakibatkan Brimob asal Jambi tewas tertembak di rumah dinas pejabat Polri.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, menjelaskan kronologis kejadian yang mengakibatkan Brimob asal Jambi tewas tertembak di rumah dinas pejabat Polri. (m.ichsan--disway.id)

Dari hasil oleh TKP dan pemeriksaan saksi serta alat bukti, ada 7 proyektil yang dikeluarkan oleh Brigadir Y dan 5 proyektil dari Bharada E.

Sementara itu, Ramadhan menegaskan, tindakan Bharada E merupakan pertahan dirinya, lantaran direspons secara tiba-tiba oleh Brigadir Y dengan tembakan.

"Perlu kami sampaikan bahwa, tindakan yang dilakukan Bharada E adalah tindakan untuk melindungi diri karena mendapat ancaman dari Brigadir Y," jelas Brigjen Ramadhan.

Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo Tidak Ada di TKP

Seperti diketahui, Brigadir Y merupakan ajudan pribadi Irjen Ferdy Sambo.

"Kemudian saat kejadian Kadiv Propam tidak ada dirumah, beberapa saat kemudian pak Kadiv datang langsung menghubungi Kapolres Jakarta Selatan dan selanjutnya dilakukan oleh TKP," lanjutnya.(disway)


Sumber: www.disway.id

Berita Terkait



add images