iklan Dari Muaro Jambi ke Panggung Digital: Fuji Guslina Putri Buktikan Perempuan Daerah Bisa Bersinar
Dari Muaro Jambi ke Panggung Digital: Fuji Guslina Putri Buktikan Perempuan Daerah Bisa Bersinar

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Di tengah riuhnya dunia digital yang serba cepat, satu nama dari tanah Jambi mencuri perhatian dengan caranya sendiri.

Ia adalah Fuji Guslina Putri, mahasiswi Universitas Jambi yang sukses menembus jajaran Top 6 dalam ajang Putri Hijabfluencer Jambi 2026. Tak hanya itu, Fuji juga membawa pulang gelar Best Content—sebuah pengakuan atas konsistensinya menghadirkan karya yang bermakna di ruang digital.

Perjalanan Fuji bukan sekadar tentang kompetisi, melainkan cerita tentang ketekunan dan keberanian bermimpi.

BACA JUGA: Lolos Seleksi Awal, Peserta Lelang 5 Kepala OPD Pemprov Jambi Wajib Ikuti Assessment di Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Lahir dari akar budaya Kerinci dan tumbuh besar di Muaro Jambi, ia membawa identitas itu dalam setiap langkahnya. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi, Fuji menapaki berbagai ruang—dari seni pertunjukan, organisasi, hingga dunia media kreatif.

Di panggung karantina hingga malam penilaian, Fuji tampil bukan hanya dengan percaya diri, tetapi juga dengan karakter yang kuat. Kemampuan public speaking yang matang, sikap yang santun, serta konten-konten yang konsisten mengusung pesan positif menjadi kunci langkahnya. Ia tidak sekadar tampil, tetapi juga menyampaikan cerita—tentang perempuan muda, tentang harapan, dan tentang perubahan.

BACA JUGA: Gubernur Al Haris: Batang Hari dan Muaro Jambi Sepakat Serahkan Keputusan Tapal Batas ke Kemendagri

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Saya tidak menyangka bisa sampai di titik ini dan mendapatkan gelar Best Content,” ujar Fuji dengan mata berbinar. Ucapan terima kasih mengalir untuk keluarga, sahabat, hingga para mentor yang setia mendampingi prosesnya.
Di balik senyumnya, tersimpan kisah haru.

Fuji mengenang almarhum sang ayah yang semasa hidup selalu menjadi penyemangat terbesar dalam setiap langkahnya. Kenangan itu kini menjelma menjadi energi yang mendorongnya terus melangkah, bahkan ketika panggung terasa begitu besar.

BACA JUGA: Tidak Ada Formasi Guru, Kota Jambi Ajukan 322 Formasi CASN 2026

Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk komunitas seperti Ikatan Bujang Gadis Mendah Kincai dan IMKS Jambi yang turut memberi semangat selama ajang berlangsung.

Bagi Fuji, capaian ini bukanlah garis akhir. Ia justru melihatnya sebagai pintu untuk terus berkarya dan menginspirasi. Melalui konten-konten yang ia bangun, Fuji ingin menyampaikan bahwa perempuan—termasuk dari daerah—memiliki ruang yang sama untuk berkembang dan memberi dampak.

Ajang Putri Hijabfluencer Jambi 2026 sendiri menjadi bukti bahwa media sosial bukan hanya tempat hiburan, tetapi juga ruang untuk menyebarkan nilai, edukasi, dan inspirasi. Dan di ruang itulah, Fuji kini berdiri—membawa cerita, harapan, dan semangat dari Jambi untuk dunia.(Hdp)


Berita Terkait



add images