iklan Ruko Penjual Bakso di Kumpeh Ulu Terbakar, Api Diduga Berasal dari Gerobak Gas Elpiji
Ruko Penjual Bakso di Kumpeh Ulu Terbakar, Api Diduga Berasal dari Gerobak Gas Elpiji

JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Satu unit rumah toko (ruko) yang digunakan untuk berjualan bakso di Desa Kasang Pudak, Dusun 5 RT 25, Kecamatan Kumpeh Ulu, dilalap api pada Senin (18/5) malam. Beruntung, kobaran api berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Laporan kebakaran pertama kali diterima Pos Wilayah (Poswil) Kumpeh pada pukul 22.35 WIB dari seorang warga bernama Bambang melalui sambungan telepon.

BACA JUGA: Dari Muaro Jambi ke Panggung Digital: Fuji Guslina Putri Buktikan Perempuan Daerah Bisa Bersinar

Hanya berselang lima menit, Regu 3 Poswil Kumpeh langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit armada pemadam bernomor polisi BH 8014 GZ.

Kebakaran diketahui terjadi di ruko milik Tugino yang sehari-hari digunakan untuk berjualan bakso. Dugaan sementara, sumber api berasal dari gerobak bakso yang menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram.

BACA JUGA: Lolos Seleksi Awal, Peserta Lelang 5 Kepala OPD Pemprov Jambi Wajib Ikuti Assessment di Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Petugas tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan lain. Setelah berjibaku selama kurang lebih 44 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 23.24 WIB.

Dalam proses pemadaman tersebut, petugas menghabiskan sekitar 4.000 liter air. Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian material yang signifikan dalam peristiwa itu.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

BACA JUGA: Gubernur Al Haris: Batang Hari dan Muaro Jambi Sepakat Serahkan Keputusan Tapal Batas ke Kemendagri

“Kami bersyukur api dapat segera dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak sempat merembet ke bangunan lain. Respons cepat personel menjadi faktor penting dalam penanganan kebakaran ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan tabung gas elpiji, khususnya pada usaha kuliner yang menggunakan api terbuka setiap hari.

“Kami mengimbau masyarakat rutin memeriksa kondisi selang dan regulator gas, serta memastikan peralatan memasak dalam keadaan aman setelah digunakan. Kewaspadaan adalah langkah awal mencegah kebakaran,” tutupnya. (wan)


Berita Terkait



add images