iklan Bangunan SMP Negeri 4 Desa Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjabbar yang sempat viral.
Bangunan SMP Negeri 4 Desa Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjabbar yang sempat viral.

JAMBIUPDATE.CO, KUALATUNGKAL- Viral di media sosial (medsos) facebook bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Desa Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Dahlan menyebutkan jika itu sudah dianggarkan di APBD 2025 mendatang akan dibangun.

Kadisdik Tanjabbar, Dahlan mengatakan bangunan itu akan dibangun pada 2025 dan sudah masuk dalam anggaran tahun 2025 mendatang. Ia meminta kepada semua pihak untuk bersabar. Dahlan memastikan di tahun depan akan dikerjakan bangunan itu dengan anggaran yang sudah disahkan.

“Untuk SMPN 4 Desa Kayu Aro Kecamatan Senyerang, itu sudah masuk di APBD 2025 tinggal nunggu waktu saja pengerjaannya," katanya.

Ia mengaku semenjak Anwar Sadat menjadi Bupati sektor pendidikan menjadi skala prioritas dalam pembangunan terutama dibidang infrastruktur dasar pendidikan yakni bangunan. Dirinya berharap agar prioritas pembangunan fasilitas dasar pendidikan ini perlu didukung bersama-sama agar bangunan itu bisa terealisasi disemua wilayah yang ada di Tanjabbar.

“Begini ya pak, perlu kita ketahui bersama. Semenjak pak Bupati UAS menjabat, dunia pendidikan ini menjadi prioritas utama beliau. Kemudian, kami selaku kadis tentunya menyambut baik dan menindaklanjuti tujuan mulia ini," kata Kadisdik Tanjabbar yang juga Pj Sekda itu.

Dahlan menyebutkan jika sekolah ini sudah rusak sejak lama. Bukan hanya satu sekolah akan tetapi banyak sekolah. Baru, di era ini pembangunan sekolah yang rusak terus dilakukan secara bertahap sebab tidak mungkin sekaligus bangunan sekolah diperbaiki semua dalam satu waktu.

“Ini rusaknya kalau boleh jujur dari jamannya siapa? Ngak pernah disentuh. Sekolah- sekolah yang rusak ini sejak jaman dulu pak. Nah semenjak Ustadz Anwar Sadat memimpin, sekolah jadi perhatian beliau. Sekolah-sekolah sudah banyak yang kita benari, kita tidak mau lagi liat sekolah pakai papan. Harapan UAS, semuanya beton," tandasnya. (sun) 


Berita Terkait



add images