iklan Daya Tampung Dipastikan Cukup, Semua Pedagang Kaki Lima Dipindahkan ke Pasar Bertingkat Tanjung Bajure
Daya Tampung Dipastikan Cukup, Semua Pedagang Kaki Lima Dipindahkan ke Pasar Bertingkat Tanjung Bajure

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAI PENUH — Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Sungai Penuh memastikan seluruh pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang jalan akan dipindahkan ke Pasar Bertingkat Tanjung Bajure.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya penataan kota sekaligus optimalisasi pemanfaatan fasilitas pasar yang telah tersedia. Plt kepala Dinas Perindag Sungai Penuh, Jumadil, menyampaikan bahwa daya tampung pasar tersebut mencukupi untuk menampung seluruh pedagang yang akan direlokasi.

BACA JUGA: Liga 4 Jambi 2026 Dimulai 10 April di Stadion Swarna Bhumi, 7 Tim Bertarung Rebut Tiket Nasional

“Untuk tempat cukup. Pedagang terbanyak memang dari pedagang sayur yang berjumlah sekitar 250 orang. Saat ini sudah kita siapkan kapasitas untuk 300 pedagang, termasuk pedagang ikan dan ayam,” ujar Jumadil.

Dengan kapasitas tersebut, pemerintah memastikan tidak hanya cukup, tetapi juga masih tersedia ruang tambahan bagi pedagang. Penempatan pedagang difokuskan di lantai 2 dan lantai 3 Pasar Tanjung Bajure.

BACA JUGA: Tangan Diborgol, Tersangka Sabu 58 Kg Kabur Lompat dari Lantai Dua Polda Jambi

Untuk meningkatkan daya tampung, pihak Perindag juga telah melakukan penataan ulang. Seluruh pedagang kuliner yang sebelumnya berada di lantai 2 kini telah dipindahkan ke lantai 3 yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Untuk menambah daya tampung, lantai 2 kini difokuskan untuk pedagang utama, sementara pedagang kuliner sudah kita geser ke lantai 3. Lantai 3 yang sebelumnya kosong sekarang sudah kita gunakan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan aset pasar sesuai dengan peruntukannya, sekaligus menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman.

BACA JUGA: Tahun Kiamat Sudah Dirilis, Peneliti Jepang Ungkap Hasil Temuannya

Pemerintah berharap dengan relokasi ini, aktivitas jual beli dapat berjalan lebih teratur tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan raya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama mendukung program penataan yang dicanangkan oleh Wali Kota. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan berdagang yang lebih nyaman, aman, dan tertata, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan para pelaku usaha.

Pemkot menegaskan bahwa keberadaan pusat perdagangan di Tj Bajure telah disiapkan sebagai lokasi yang representatif bagi para pedagang untuk menjalankan aktivitas usaha secara lebih baik dan terorganisir.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dengan berbelanja di Tj Bajure. Dengan mengajak keluarga, teman, dan kerabat untuk berbelanja di lokasi yang telah ditetapkan, diharapkan perputaran ekonomi dapat terpusat dan semakin meningkat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mengajak masyarakat yang memiliki keluarga atau kerabat yang masih berjualan di trotoar, khususnya di sepanjang Jalan M. Yamin, untuk segera berpindah ke Tj Bajure. Penataan ini dilakukan demi ketertiban umum serta kenyamanan bersama.

Pemkot optimistis, apabila seluruh pedagang terpusat di Tj Bajure, maka konsumen akan dengan sendirinya datang dan menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di Kota Sungai Penuh.(Hdp)


Berita Terkait



add images