JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Provinsi Jambi memastikan operasional dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) tidak mengalami penghentian sementara. Proses distribusi makanan bergizi bagi para siswa, khususnya ke SMP Negeri 7, dipastikan tetap berjalan normal setiap harinya.
Koordinator Regional Provinsi Jambi BGN, Adityo Wirapranatha, menyatakan bahwa operasional dapur tetap berjalan karena insiden ini tidak terindikasi sebagai kasus keracunan.
BACA JUGA: Humas SMPN 7 Jambi: 12 Orang Guru yang Cicipi Menu MBG Dalam Kondisi Baik
"Kalau dihentikan sementara tidak, karena memang kejadiannya kan beda sama yang seperti di Muaro Jambi yang memang keracunan. Untuk kejadian ini telah mendapat perintah dari pusat tetap operasional dan besok tetap operasional ya, " Kata Adityo kepada Jamni Ekspres, Kamis malam.
Adityo menjelaskan bahwa tindakan yang diambil BGN sangat bergantung pada diagnosis medis di lapangan. Pada kasus Muaro Jambi sebelumnya yang memang terkonfirmasi sebagai keracunan, BGN pusat langsung mengeluarkan surat pemberhentian operasional sementara pada hari yang sama pukul 18.00 WIB.
BACA JUGA: BGN Jambi Bantah Ada Keracunan MBG di SMPN 7 Jambi, Adityo: Sudah Ada Diagnosa Dokter
Namun, untuk insiden kali ini, diagnosis dokter memastikan tidak ada unsur keracunan, sehingga tidak ada instruksi atau keharusan untuk menghentikan operasional dapur SPPG. "Karena ini kan memang bukan keracunan, jadi ya masih tetap operasional," tegasnya.
Terkait informasi yang menyebut adanya jeda dua minggu, Adityo meluruskan bahwa rentang waktu tersebut adalah proses tunggu untuk hasil uji laboratorium, bukan masa penghentian distribusi.
"Kalau untuk laporan investigasi itu menunggu hasil pengecekan lab. Kan dalam waktu dua minggu. Cuman kalau untuk berhenti itu tidak, "paparnya.
BACA JUGA: Guru Keracunan Usai Cicipi MBG di SMPN 7 Jambi, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Adityo menyebutkan bahwa sampel makanan saat ini telah diserahkan dan sedang diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jambi.
Adityo juga menepis rumor terkait adanya hidangan daging ayam yang berbau. Pihaknya telah menyimpan dan mengecek langsung seluruh sampel makanan di dapur, baik hidangan yang sudah disantap maupun yang belum.
"Kita udah nyimpan, kita kan udah narik tuh yang belum dimakan, ada yang sudah dimakan kan. Ini kita simpan semua, kita udah cek juga semuanya ini. Saya juga lagi di dapur, jadi udah dicek memang enggak ada yang bau," pungkasnya. (aan)
