iklan Pembangunan RSUD baru Kabupaten Kerinci resmi dimulai. Rumah sakit ini ditargetkan naik menjadi Tipe C dengan layanan spesialis lebih lengkap untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Pembangunan RSUD baru Kabupaten Kerinci resmi dimulai. Rumah sakit ini ditargetkan naik menjadi Tipe C dengan layanan spesialis lebih lengkap untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci resmi dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Al Haris di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, Minggu (5/7/2026).

Rumah sakit yang diproyeksikan menjadi pusat rujukan baru di wilayah barat Provinsi Jambi itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, sekaligus mengatasi berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, seperti keterbatasan dokter spesialis dan fasilitas medis.

BACA JUGA: Wabup Bungo Lantik 37 Pejabat Eselon IV, Tekankan Meritokrasi, Integritas, dan Amanah Jabatan

Bupati Kerinci, Monadi, mengatakan pembangunan RSUD tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang diawali dengan penyediaan lahan, pemenuhan persyaratan dari Kementerian Kesehatan, hingga pengalokasian anggaran.

Menurutnya, keterbatasan kemampuan fiskal daerah sempat menjadi tantangan dalam merealisasikan proyek tersebut. Namun berkat dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan DPRD Kabupaten Kerinci, pembangunan akhirnya dapat dimulai.

BACA JUGA: Warga Penyengat Olak Desak Pemerintah Tertibkan Stokpile Pasir, Rumah Retak dan Debu Ganggu Permukiman

"Ini merupakan harapan masyarakat yang telah lama menantikan rumah sakit dengan layanan yang lebih lengkap," ujar Monadi.

Pemerintah Kabupaten Kerinci menargetkan pembangunan rumah sakit dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran (single year). Seiring pembangunan fisik, pemerintah juga menyiapkan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan agar rumah sakit dapat beroperasi secara optimal setelah rampung.

RSUD yang saat ini berstatus Tipe D Pratama direncanakan ditingkatkan menjadi rumah sakit Tipe C. Dengan status tersebut, layanan dokter spesialis akan semakin lengkap sehingga masyarakat Kerinci diharapkan tidak lagi bergantung pada rumah sakit di Kota Jambi maupun provinsi tetangga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

BACA JUGA: Komplotan Jambret Spesialis Perhiasan Emas di Kota Jambi Diringkus, Sudah Beraksi di 7 TKP

Meski demikian, peningkatan status rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh pembangunan gedung baru. Ketersediaan dokter spesialis, tenaga kesehatan, peralatan medis, hingga sistem pelayanan yang berkualitas menjadi faktor utama agar rumah sakit mampu memberikan layanan sesuai standar.

Gubernur Jambi, Al Haris, menyatakan Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung kebutuhan RSUD Kerinci, termasuk pengadaan alat kesehatan dan ambulans.

Selain itu, pemerintah provinsi juga berkomitmen memperkuat sumber daya manusia melalui pembiayaan pendidikan dokter spesialis, khususnya di bidang anestesi, bedah, dan paru, yang hingga kini masih terbatas di sejumlah daerah.

Pembangunan RSUD Kerinci menjadi salah satu proyek rumah sakit di Pulau Sumatera yang memperoleh dukungan program pemerintah pusat. Keberhasilan proyek ini nantinya tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, proses pembangunan hingga operasional rumah sakit perlu dikawal secara transparan. Ketepatan waktu penyelesaian proyek, mutu konstruksi, kesiapan tenaga medis, serta kelengkapan fasilitas menjadi kunci agar investasi di sektor kesehatan ini benar-benar mampu meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Kerinci dan wilayah sekitarnya.(hdp)


Berita Terkait



add images