JAMBIUPDATE.COM, KUALATUNGKAL-Niat Pemkab Tanjab Bara yang akan menyempurnakan stadion Persitaj mendapat tantangan dari para pedagang yang biasa berjualan di Pujasera.
Salah seorang pedagang yang biasa disapa Bunda mengatakan dirinya bersama pedagang yang lain menolak rencana tersebut meski akan dipindahkan ke kawasan wisata ancol.
Jelaslah kita dak mau, kalau di gusur katanya kita bakal di pindah ke Ancol yang di kampung nelayan sedangkan kios yang ado disano be ado 22, kito (pedagang, red) ado 50 pedagang terus sisanyo ndak ditarok dimano, ujarnya.
Dirinya mengatakan pedagang sebenarnya bisa saja dipindah jika fasilitas di ancol tersebut memadai.
Bisa saja kita pindah tapi tempat disana ada dak, kagek kios yang disini di bongkar ndak pindah kesana dak ada tempat kan kacau jadinya, tegasnya.
Dirinya juga mengaku khawatir dengan penggusuran ini, oleh karena sebelumnya beberapa waktu yang lalu, telah terjadi penggusuran pedagang yang berjualan di Jalan pahlawan yang sekarang menjadi taman PKK, namun setelah pedagang tersebut digusur, pedagang itu terlantar tidak ada tempat untuk berjualan.
Kalau memang digusur harus jelas hitam diatas putih, kita dak ndak sembarangan, kita orang kecil cuman dengan jualan ini saja untuk menuhi kebutuhan sehari-hari, Pungkasnya. (sun)
