iklan
Rata-rata sapi yang dikeluarkan setiap bulan 30–35 ribu ekor untuk memenuhi kebutuhan sebelum bulan Ramadhan hingga setelah Lebaran nanti.

“Sapi- sapi sudah dipelihara selama 4 bulan dan kami semua sudah menyiapkan sapi hidup siap potong, dan kami tidak ada merubah jumlah sapi yang dikeluarkan, semua dikeluarkan sesuai yang sudah direncanakan dari bulan Februari 2022,” kata Didik.

“Distribusi pun lancar, setiap bulan kita siapkan dan tidak ada pembatasan untuk pengeluaran, sehingga jika ada ada keluhan tentang ketersediaan harusnya itu tidak ada karena semuanya lancar,” imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikam oleh Nanang, Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI). Menurutnya, ketersediaan sapi lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran tahun ini aman, tidak ada kendala, dan sejauh ini setiap permintaan dapat mereka penuhi

"Antara permintaan dengan ketersediaan imbang, jadi semua yang pelanggan minta dapat kami penuhi," kata Nanang. 

"Saya saat ini masih memantau terus semua kebutuhan dari semua daerah dan semua aman tercukupi, demikian pula untuk distribusi juga lancar," imbuhnya.

“Pemerintah juga ada intervensi dengan menambah impor daging kerbau sebagai alternatif atau pilihan buat masyarakat,” pungkasnya. (*)


Sumber: Disway.id

Berita Terkait



add images