JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA– Saat pengerebekan yang dilakukan oleh Polresta Cirebon, Kamis 26 Mei 2022, dini hari, didapati geng motor gunakan serbuk Kratom buat mabuk.

Sebanyak 7 remaja yang berada di markas geng motor di wilayah Cirebon Timur tersebut para anggota geng motor gunakan serbuk Kratom buat mabuk.

Dalam pengerebekan tersebut pihak kepolisian menemukan sejumlah barang bukti termasuk serbuk Kratom yang digunakan buat mabuk.

Serbuk Kratom tersebut digubakan oleh anggota geng motor sebagai bahan oplosan minuman dengan tujuan agar cepat mabuk.

“Kratom pak,” kata salah seorang anggota geng motor sembari menunjukkan serbuk putih di dalam plastik klip.

“Biar cepat mabuk ya?” tanya petugas, kepada pemuda tersebut, terkait barang yang dimilikinya.

“Iya pak,” jawab remaja tersebut. 

Tidak hanya satu klip, dari penggeledahan yang dilakukan polisi, ditemukan serbuk kratom dalam jumlah cukup banyak.

Dari pengerebekan tersebut terdapat 81 serbuk Kratom yang dibungkus dalam plastik klip.

Serbuk Kratom merupakan obat herbal, namun jika dengan penggunaan yang salah akan berdampak pada kematian.

Selain itu ada juga obat terlarang yang ditemukan petugas

Tak hanya itu, Polisi juga turut mengamankan barang bukti lainnya, seperti telepon selular, knalpot brong, hingga atribut Grab on Road (GBR) Jakarta Pusat.

Kasatgas Karangwangun, Nursaelan mengapresiasi tindakan kepolisian yang menggerebek sarang geng motor di wilayahnya.

“Ini tidak nanti-nanti, tapi langsung digerebek. Kapolresta juga turun langsung,” kata Nursaelan, saat penggerebekan itu.

Menurutnya, keberadaan geng motor sudah sangat meresahkan. Karenanya, tindakan penyisiran tersebut sangat diapresiasi oleh masyarakat.

Dalam penggerebekan yang dipimpin Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arief Budiman, sebanyak 7 orang diciduk polisi dan akan diperiksa lebih lanjut.

Dua diantara 7 remaja yang diamankan adalah perempuan. 

Selanjutnya, mereka akan dilakukan pemeriksaan intensif oleh Satreskoba Polresta Cirebon.

“Berandalan dan sebagainya yang menggangu Kamtibmas dan kondusivitas yang ada di Kabupaten Cirebon,” kata Kombes Pol Arief.


Komentar

Rekomendasi




add images