JAMBIUPDATE.CO, MAGELANG - Pemerintah telah berinvestasi cukup besar untuk pembaruan konsep wisata di sekitar kompleks Candi Borobudur, yakni dengan mengalokasikan bus listrik sebagai kendaraan pariwisata.
Operasional bus listrik ini diresmikan oleh Menteri Koodinasi Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan selama dia berkunjung ke Candi Borobudur, Miggu 5 Juni 2022, Magelang, Jawa Tengah.
Katanya, ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokow). Pemerintah memang sangat serius untuk mengubah sektor transportasi pembaruan dengan tenaga listrik.
Wajar saja, Indonesia salah satu negara yang memiliki bahan baku nikel yang sangat baik untuk pengembangan kendaraan listrik.
Makanya, nggak salah juga ketika Presiden Jokowi meminta agar Luhut melobi pendiri Tesla, Elon Musk agar mau berinvetasi di Indonesia.
Hanya saja, Indonesia sendiri masih 'awam' soal kendaraan listrik. Perlu pengembangan lebih serius.
Tapi Jokowi telah memerintah semua bawahannya, dalam hal Luhut, untuk menggenjot semua sektor fasilitas umum segera melakukan pembaruan konsep ramah lingkungan.
Salah satu target yang sudah ditetapkan adalah kawasan kompleks Candi Borobudur dan Prambanan.
Kedua lokasi ikonik di daerah Magelang, Jawa Tengah ini telah mendapat suplai transportasi tenaga listrik. Beberapa bulan lalu Candi Prambanan sudah didukung dengan sejumlah sepeda motor listrik dari GESITS.
Kini giliran bus pariwisata bertenaga listrik menjadi moda transportasi untuk menghubungkan tiga lokasi wisata cukup populer; Borobudur - Malioboro - Prambanan.
"Sambatan dalam bahasa jawa yang berarti gotong royong adalah prinsip yang kami pakai untuk bersama-sama mengembangkan konsep Candi Borobudur sebagai laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf internasional.
"Dalam kunjungan pagi ini [Minggu 5 Juni 2022] saya kembali menekankan sinergi antara konservasi dan pariwisata melalui mekanisme “’single authority agency" sehingga Borobudur bukan hanya menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas, tetapi juga destinasi wisata berkualitas.
"Saya juga memastikan penerapan prinsip ekonomi biru, hijau, dan sirkular sudah mulai diterapkan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.
"Maka dari itu, mulai hari ini akan dilaksanakan uji coba penggunaan bus listrik sebagai shuttle bus kendaraan pariwisata. Rute perjalanan shuttle bus ini meliputi Borobudur-Malioboro-Prambanan.
"Dengan menggunakan kendaraan listrik dan EBT, saya rasa akan semakin mempertegas komitmen Indonesia dalam penggunaan energi ramah lingkungan," tulis Luhut dalam akun Instagramnya.
Hanya saja, peningkatan fasilitas ini seiring dengan ditetapkannya harga tiket masuk Candi Borobudur yang belakangan ini dicekam banyak publik.
Seperti diketahui, Luhut menyebut penetapan harga tiket masuk Candi Borobudur karena penting untuk menjaga kelestarian sejarah dan budaya.
"Langkah ini kami lakukan semata-mata demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara," jelas Luhut dalam unggahan yang dikomentari lebih dari 300 lebih warganet.
Dalam keterangan resminya, Luhut menerangkan, kesepakatan telah terjadi di mana kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur untuk membatasi kuota turis.
"Kami juga sepakat dan berencana untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1200 orang per hari, dengan biaya 100 dollar untuk wisman dan turis domestik sebesar 750 ribu rupiah," jelas Luhut.
Meski demikian, Luhut tak membebani tiket masuk Candi Borobudur senilai Rp 750 ribu untuk study tour para pelajar.
Khusus untuk kalangan semua pelajar, tiket masuk untuk ke Candi Borobudur tak lebih dari Rp 5000.
"Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5000 rupiah saja. Sedangkan untuk masuk ke Kawasan Candi akan akan tetap mengikuti harga yang sudah berlaku," tegas Luhut.
