iklan
Wali Kota Fasha ungkapkan bahwa program mencetak penghapal Quran tersebut melibatkan para pengajar yang berasal dari juara MTQ Kota Jambi, yang diangkat dan dikaryakan menjadi tenaga pengajar untuk menyukseskan program mencetak penghapal Al-Quran di Kota Jambi.

"Yang unik dari wisuda hafiz Quran ini, karena selama ini kita kenal anak-anak penghafal Al-Quran itu biasanya berasal dari sekolah Islam, pondok pesantren, madrasah atau taman bacaan Al-Quran, tetapi ini dari sekolah pemerintah, di sekolah umum maupun sekolah swasta. Bagaimana mereka belajar? karena kami Pemerintah Kota Jambi telah menyebar 200 guru tahfiz keseluruh sekolah ini. Tugasnya adalah khusus mengajari anak-anak bukan hanya baca tulis, tetapi menjadi penghafal penghafal Al-Quran," sebut Fasha dalam sambutannya.

"Berjalan sejak tahun 2018, mulai 2019 kami mewisuda setiap tahunnya dan saya sudah menjanjikan target begitu diakhir masa jabatan kami tahun 2023, akan diwisuda 10.000 siswa. Saat ini sudah 10.141, melampaui target. Terima kasih kepada seluruh kepala sekolah, seluruh guru, terutama guru tahfiz yang telah suskes memberikan hadiah terindah kepada kami, yaitu anak-anak yang menjadi penghapal Al-Quran. Kepada orang tua juga kami ucapkan terima kasih karena telah mendukung anak-anaknya menjadi penghapal Al-Quran, walaupun anak-anaknya tidak bersekolah di Sekolah Islam, pesantren dan sebagainya, namun mereka tetap dapat menghapal Al-Quran," tambah Fasha


Berita Terkait



add images